JAKARTA — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (LSP STIH) IBLAM di tingkat nasional. Direktur LSP STIH IBLAM, Hamzah Robbani, S.E.I., M.M., M.H., resmi terpilih sebagai delegasi STIH IBLAM dalam agenda bergengsi Pelatihan Untuk Pelatih / Training of Trainers (ToT) Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan ke-40 Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas dan kapasitas kepemimpinan di lingkungan STIH IBLAM. Dari antusiasme lebih dari 2.000 pendaftar di seluruh penjuru Indonesia, panitia seleksi Lemhannas RI menyaring secara ketat hingga menetapkan hanya 100 peserta terbaik yang berhak lolos. Seratus peserta terpilih ini merupakan perwakilan eksklusif dari institusi, lembaga, dan perguruan tinggi terkemuka yang telah menjalin kerja sama resmi (MoU) dengan Lemhannas RI.
Keberhasilan Direktur LSP STIH IBLAM menembus kualifikasi ketat ini kian menegaskan peran strategis STIH IBLAM sebagai institusi hukum yang dipercaya negara dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Menempa Spirit Kepemimpinan di Kawah Candradimuka Lemhannas RI
Program bergengsi ini berlangsung intensif selama sembilan hari, mulai 26 Agustus hingga 3 September 2026, berpusat di Gedung Trigatra Lemhannas RI, Jakarta Pusat.
Kegiatan prestisius ini dibuka langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. Dalam amanatnya, Gubernur Lemhannas menekankan pentingnya melahirkan para fasilitator dan pendidik tangguh yang mampu mentransformasikan nilai-nilai luhur bangsa ke dalam pola pikir, pola sikap, dan pola tindak generasi penerus demi menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.

Materi Pengantar dari Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si (Gubernur Lemhannas RI)
Menguasai Kurikulum Strategis Level Nasional
Selama masa pendidikan intensif tersebut, Hamzah Robbani S.E.I., M.M., M.H. bersama para akademisi dan pimpinan terpilih dari berbagai wilayah Indonesia mendapatkan bimbingan eksklusif langsung oleh perwira tinggi TNI/Polri, pakar ketahanan nasional, serta akademisi kaliber nasional.
Materi yang ditempuh menyajikan pendalaman spektrum ketahanan nasional tingkat tinggi yang komprehensif. Beliau mengkaji secara mendalam nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari Empat Konsensus Dasar Bangsa yang meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, hingga penguatan Sesanti Bhinneka Tunggal Ika.
Kurikulum pelatihan juga diperkaya dengan kajian mutakhir mengenai dinamika Geopolitik dan Wawasan Nusantara, ketahanan nasional berbasis Asta Gatra dalam menghadapi lanskap persaingan global, strategi mitigasi disrupsi teknologi di era digital, hingga penguasaan metodologi pengajaran karakter modern dan uji praktik mengajar (microteaching). Seluruh rangkaian pemantapan ini kemudian disempurnakan dengan penguatan sinergi tim, ketahanan mental, dan komitmen kebangsaan melalui kegiatan mancakrida di Lapangan Brimob Polri.
Kebanggaan Sivitas Akademika dan Komitmen Penguatan Mutu di STIH IBLAM
Keberhasilan menuntaskan pendidikan di lembaga pertahanan nasional bergengsi ini disambut dengan penuh rasa bangga dan syukur oleh seluruh sivitas akademika STIH IBLAM. Capaian ini dipandang sebagai bukti nyata dedikasi dan kompetensi figur pimpinan di lingkungan kampus yang diakui kapasitasnya oleh lembaga negara sekelas Lemhannas RI.
Wawasan geopolitik, pemahaman ketahanan nasional, serta jejaring strategis level nasional yang diperoleh dari Lemhannas RI ini menjadi modal berharga bagi pengembangan mutu pendidikan di STIH IBLAM ke depan. Nilai-nilai etika luhur, ketaatan hukum, dan patriotisme merah putih akan terus diintegrasikan ke dalam ekosistem akademik serta pembentukan karakter mahasiswa.
Langkah ini mempertegas komitmen STIH IBLAM untuk terus melahirkan sarjana dan praktisi hukum yang tidak hanya unggul secara keilmuan profesional dan berdaya saing tinggi, namun juga memiliki integritas moral serta jiwa nasionalisme yang kokoh demi kemajuan bangsa dan negara.